GV Masuk Kampus: Global Village Jadi Juri Karya Sinema Dokumenter Mahasiswa UPH

Bagikan:

Tangerang – Global Village (GV) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri kreatif generasi muda dengan turut ambil bagian sebagai penilai dalam presentasi tugas karya sinema dokumenter mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH) untuk mata kuliah Produksi Film Dokumenter.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tujuh karya film dokumenter hasil produksi mahasiswa diputar di hadapan dosen, mahasiswa, serta tim dari Global Village. Setiap karya menampilkan beragam perspektif, ide, dan pendekatan visual yang mencerminkan kreativitas mahasiswa dalam mengangkat realitas menjadi sebuah karya sinematik yang bermakna.

Sigit Pamungkas, selaku Dosen Produksi Film Dokumenter sekaligus Kepala Laboratorium Studio Produksi TV UPH, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Global Village dalam proses penilaian akademis tersebut. Menurutnya, kehadiran GV memberikan sudut pandang profesional yang sangat berharga bagi mahasiswa.

Sigit Pamungkas, dosen dan kepala lab studio produksi multimedia UPH.

β€œTerima kasih kepada tim Global Village yang telah hadir dan memberikan masukan bagi mahasiswa. Harapannya, ke depan Global Village dapat menjadi platform media yang bisa mendukung kebutuhan akademis mahasiswa UPH,” ujar Sigit.

Suasana pemutaran berlangsung dinamis dan penuh antusias. Diskusi yang terbangun setelah penayangan film menghadirkan interaksi yang positif antara mahasiswa, dosen, dan tim Global Village. Para mahasiswa tidak hanya mendapatkan evaluasi teknis, tetapi juga wawasan tentang bagaimana karya audiovisual dapat memiliki nilai lebih ketika dipadukan dengan perkembangan teknologi digital.

Tim GV bersama Dosen Sigit Pamungkas dan para mahasiswa produksi film dokumenter UPH.

Dalam kesempatan tersebut, Global Village juga membuka peluang kolaborasi dengan menawarkan platformnya sebagai wadah berekspresi yang positif bagi mahasiswa UPH. Melalui ekosistem digital yang dimiliki, GV ingin mendorong lahirnya lebih banyak konten kreatif yang tidak hanya bernilai artistik, tetapi juga memiliki potensi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis multimedia.

Keterlibatan Global Village di lingkungan akademik ini menjadi langkah nyata dalam menjembatani dunia pendidikan dengan industri digital, sehingga karya mahasiswa tidak berhenti di ruang kelas, melainkan dapat berkembang menjadi bagian dari ekosistem kreatif yang lebih luas.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *